Fakultas Hukum Janabadra Luncurkan Living Law untuk Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat
Sumber Foto: RRI.co.id
Hukum

Fakultas Hukum Janabadra Luncurkan Living Law untuk Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat

Logika News - RRI.CO.ID, Yogyakarta - Unit Studi Hukum Perdata (USHP) Fakultas Hukum Universitas Janabadra, meluncurkan rangkaian kegiatan bertajuk Living Law. Langkah ini sebagai tonggak awal, pengabdian kepada masyarakat dan dunia akademik.

USHP Sport dan Panggung Ekspresi mengawali rangkaian kegiatan tersebut, dilanjutkan aksi nyata USHP Peduli masyarakat. Selain itu, juga digelar kompetisi Debat Perdata antar Fakultas Hukum di Yogyakarta untuk mengasah nalar kritis mahasiswa.

Seluruh rangkaian agenda tersebut, didukung penuh komunitas alumni Janabadra Club, sebagai bentuk sinergi antar-generasi. Ketua Panitia Anjelina Mulyati, menegaskan Living Law ini bukan sekedar agenda seremoni di tingkat universitas.

”Kami berupaya untuk menunjukkan, hukum perdata harus hidup dan memberikan dampak nyata bagi keadilan masyarakat,” ujarnya melalui siaran pers tertulis, Senin, 6 April 2026. ”Calon praktisi hukum harus peka terhadap dinamika sosial.”

Sebagai puncak acara, USHP FH UJB menggelar Seminar Nasional bertajuk "Negara, Korporasi, dan Kedaulatan Masyarakat Adat dalam Pusaran Konflik Kepentingan". Forum ini membedah kompleksitas pembangunan ekonomi oleh korporasi.

Termasuk menyoroti peran regulasi negara dalam melindungi hak-hak masyarakat adat. Sebab menurut Dekan Fakultas Hukum UJB Dr. Sudiana, kelompok adat sering terpinggirkan setiap terjadi sengketa agraria maupun sengketa perdata lainnya.

”Kegiatan Living Law ini harus dapat menjadi pemantik bagi mahasiswa untuk lebih peka terhadap dinamika hukum yang terjadi di tengah masyarakat,” ucapnya.

Sedangkan Ketua Umum Pergerakan Advokat sekaligus alumni Universitas Janabadra, Heroe Waskito mengapresiasi kegiatan Living Law di UJB. Ia pun berharap, mahasiswa harus aktif dalam organisasi untuk membentuk profil profesional.

”Fungsi organisasi untuk membentuk karakter kepemimpinan serta daya nalar intelektual,” katanya. ”Hal ini akan sangat bermanfaat saat mereka lulus dari kampus, untuk kemudian memasuki dunia kerja yang jelas sangat kompetitif.”

Advokat yang sering menangani perkara strategis ini juga meminta alumni UJB, agar selalu siap memberikan dukungan penuh. Terutama bagi kegiatan mahasiswa, yang berorientasi pada pengembangan kapasitas intelektual dan sosial.