Health
Tragedi Overdosis Anestesi: Ketika Klinik Kecantikan Mengabaikan Keselamatan Pasien
26 November 2025 15:59 Diperbarui: 26 November 2025 15:58 92 0 0
+
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tragedi Overdosis Anestesi: Ketika Klinik Kecantikan Mengabaikan Keselamatan Pasien
Kasus overdosis anestesi yang dialami oleh konten kreator TikTok, Meme Flome, kembali
membuka mata publik mengenai bahaya prosedur kecantikan yang dilakukan tanpa standar
medis yang benar. Pada Mei 2024, niat Meme untuk menjalani operasi plastik justru berubah
menjadi pengalaman traumatis yang berdampak panjang pada kondisi fisik dan psikisnya.
Di tengah prosedur berlangsung, Meme tiba-tiba mengalami kejang. Alih-alih menghentikan
tindakan dan memberikan penanganan gawat darurat, dokter justru memberikan tambahan obat
bius, yang belakangan diduga menjadi pemicu utama kondisi kritis pasien. Pascaoperasi, kejang
berlangsung hingga 12 jam, namun staf klinik tidak memberikan respon medis yang tepat.
Mirisnya, kondisi tersebut bahkan disalahartikan sebagai "kesurupan".
Penanganan yang salah ini membuat Meme koma hampir satu bulan dan mengalami kerusakan
HALAMAN :
1
2
3
4
Mohon tunggu...
Lihat Health Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
KIRIM
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
TAG
kesehatan operasiplastik malpraktik
lyfe
healthy