Ibu Tinggalkan Balita di Mobil Saat ke Salon, Satu Anak Tewas
Lifestyle

Ibu Tinggalkan Balita di Mobil Saat ke Salon, Satu Anak Tewas

Ringkasan Berita:

Kisah miris seorang ibu di AS yang memperdulikan kecantikannya ketimbang anak-anaknya

Sang ibu berlama-lama di salon kecantikan tanpa menyadari dua anaknya yang masih balita berada di dalam mobil kepanasan

Satu diantara dua anaknya itu meninggal dunia

Sang ibu dituntut penjara maksimal 15 tahun atas dugaan unsur kesengajaan

TRIBUNNEWS.COM, AS - Seorang ibu berusia 20 tahun dari California, Amerika Serikat (AS), dinyatakan bersalah atas kematian putranya yang berusia 1 tahun.

Putranya meninggal di dalam mobil yang dia tinggalkan di parkiran.

Sang ibu saat itu diduga lupa mengeluarkan putranya dari dalam mobil hingga kepanasan.

Di saat yang sama, sang ibu berada di salon kecantikan untuk operasi bibir dan bokong.

Sang ibu bernama Maya Hernandez di pengadilan pada Rabu (11/2/2026) lalu didakwa dengan pembunuhan tidak disengaja terhadap putranya.

Kronologi kejadian

Pada 29 Juni 2025 lalu, petugas kepolisian Bakersfield menangkap Hernandez setelah menemukan dua anak kecil ditinggalkan tanpa pengawasan di dalam kendaraan selama lebih dari dua jam.

Pihak berwenang mengatakan ibu tersebut meninggalkan anak-anaknya tanpa pengawasan untuk menjalani prosedur kosmetik di sebuah salon kecantikqan.

Anak bungsunya yang berusia 1 tahun dinyatakan meninggal dunia.

Satu anak lainnya berusia dua tahun selamat dan ditempatkan dalam perlindungan polisi.

Saat kejadian, suhu di Bakersfield berkisar antara 99 hingga 101 derajat.

Menurut halaman GoFundMe yang dibuat oleh saudara perempuan sang ayah, anak yang meninggal dunia diidentifikasi sebagai Amillio Guierrez.

Ayah dua anak itu sedang dipenjara.

Hernandez awalnya didakwa dengan pembunuhan tingkat dua, pembunuhan tidak disengaja, kekejaman terhadap anak, dan membahayakan anak, seperti yang dilaporkan oleh Court TV .

Selama persidangan pada bulan Desember, jaksa penuntut Stephanie Taconi mengecam Hernandez karena lebih mengutamakan "penampilannya" daripada anak-anaknya.

"Menempatkan kesombongan, penampilan, dan keinginannya untuk merasa cantik di atas anak-anaknya adalah salah," kata Taconi.

You can share this post!