Tingkat Pengangguran Kaltim Meningkat, Perempuan Paling Terpengaruh
Sumber Foto: Detak Kaltim
Sosial

Tingkat Pengangguran Kaltim Meningkat, Perempuan Paling Terpengaruh

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA: Tekanan di Sektor Ketenagakerjaan Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menguat. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat jumlah pengangguran pada November 2025 mencapai 108,07 ribu orang, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,20 persen. Angka ini menunjukkan tren kenaikan dalam tiga bulan terakhir, sekaligus menandakan pasar kerja belum sepenuhnya pulih.

Kenaikan tersebut menjadi alarm, di tengah harapan meningkatnya aktivitas ekonomi daerah, termasuk dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, data terbaru justru menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja belum mampu menekan angka pengangguran secara konsisten.

Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai mengakui adanya peningkatan TPT, dalam periode Agustus hingga November 2025.

“Dalam tiga bulan terakhir terjadi kenaikan tingkat pengangguran terbuka,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Jika ditarik ke belakang, fluktuasi angka pengangguran di Kaltim terlihat cukup tajam dalam dua tahun terakhir. Pada Februari 2024, jumlah pengangguran sempat berada di angka 115,52 ribu orang (5,75 persen), lalu turun menjadi 107,02 ribu orang (5,14 persen) pada Agustus 2024.

Namun tren tersebut tidak stabil. Februari 2025 kembali naik menjadi 113,17 ribu orang (5,33 persen), lalu turun tipis di Agustus 2025 menjadi 107,67 ribu orang (5,18 persen). Kini, angka kembali bergerak naik di November 2025.

Data ini memperlihatkan bahwa persoalan pengangguran di Kaltim bukan hanya soal jumlah, tetapi juga konsistensi penyerapan tenaga kerja yang masih belum kuat.

Isu yang paling menonjol dari data BPS adalah kesenjangan pengangguran, antara laki-laki dan perempuan. Dalam periode Agustus–November 2025, TPT laki-laki justru turun, sementara perempuan mengalami lonjakan signifikan.

Pada November 2025, tingkat pengangguran laki-laki tercatat 4,05 persen, sedangkan perempuan mencapai 7,30 persen.

“Pengangguran laki-laki turun, tetapi perempuan justru meningkat cukup signifikan,” jelas Mas’ud.

Baca Juga:

49 Kilometer Normalisasi, Banjir Masih Bayangi Kaltim

Rp103 Miliar UKT Dibayarkan, Penerima Terbesar Unmul Disusul UMKT

Menunggu Ketegasan Pemprov Kaltim Tegakkan Aturan, Randis Dikuasai Pensiunan

Kondisi ini menunjukkan bahwa perempuan menjadi kelompok yang paling rentan dalam pasar kerja, terutama dalam situasi ekonomi yang belum stabil.

Meski jumlah penduduk bekerja bertambah, peningkatannya tergolong sangat kecil. Dalam tiga bulan terakhir, penyerapan tenaga kerja hanya bertambah 1,64 ribu orang.

Angka ini jauh dari cukup untuk menekan jumlah pengangguran, yang masih berada di atas 100 ribu orang.

Dari total 1,97 juta penduduk bekerja, sebagian besar masih didominasi pekerja penuh sebanyak 1,57 juta orang. Sisanya terdiri dari 311,81 ribu pekerja paruh waktu dan 85,40 ribu setengah pengangguran.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas pekerjaan juga masih menjadi persoalan, bukan hanya jumlahnya.

BPS juga mencatat komposisi tenaga kerja di Kaltim, masih didominasi lulusan pendidikan menengah. Lulusan SMA menjadi kelompok terbesar dengan 30,57 persen, disusul SD ke bawah 21,43 persen dan SMK 15,20 persen.

Sementara itu, lulusan pendidikan tinggi (Diploma hingga S3) hanya sekitar 18,97 persen dari total tenaga kerja.

Data ini menunjukkan tantangan besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama untuk menjawab kebutuhan industri yang semakin kompetitif.

Dari total 3,14 juta penduduk usia kerja di Kaltim, hanya 2,07 juta orang yang masuk dalam angkatan kerja. Sisanya, sekitar 1,06 juta orang, masih berada di luar angkatan kerja. Artinya, potensi tenaga kerja yang belum termanfaatkan masih sangat besar. (DETAKKaltim.Com)

Penulis: Lisa

Editor: Lukman

Dilihat 28

Tags: Pengangguran Kaltim

Share197 Tweet123

Redaksi

Related Posts

Keterbukaan Informasi Kaltim Naik, Tapi Akses Publik Belum Merata

by Redaksi

28 April 2026

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA: Akses informasi yang cepat, terbuka, dan dapat diuji kini menjadi indikator utama kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Di Kalimantan...

Hak Angket Mandek, DPRD Kaltim Masih Tertahan di Tahap Awal

by Redaksi

28 April 2026

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA: Desakan penggunaan hak angket di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur ((DPRD Kaltim) memasuki fase stagnasi. Anggota Komisi...

Peringati Hari K3 Internasional, Menaker Sorot Kesehatan Mental

by Redaksi

28 April 2026

DETAKKaltim.Com, JAKARTA: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan, kesehatan mental kini menjadi bagian penting dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja...

Kemnaker Gelar Kegiatan Pembekalan Mahasiswa Polteknaker

by Redaksi

27 April 2026

DETAKKaltim.Com, JAKARTA: Kementerian Ketenagakerjaan melalui Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) terus memperkuat pembekalan mahasiswa untuk menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat,...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar *

Nama *

Email *

Situs Web