Satpol PP Surakarta Luncurkan Program Humanis untuk Perempuan dan Anak
RRI.CO.ID, Surakarta – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surakarta terus memperkuat pendekatan humanis dalam menjaga ketertiban umum melalui program inovasi Satpol PP SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak). Program ini dihadirkan untuk mengubah citra Satpol PP yang selama ini dianggap galak menjadi lebih dekat dan mengayomi masyarakat.
Kepala Seksi Pencegahan Gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Surakarta, Nini Purwanti, menjelaskan bahwa program ini melibatkan personel wanita yang dijuluki Srikandi Satpol PP. Para Srikandi ini diterjunkan langsung dalam setiap tim patroli untuk menangani pelanggar dari kalangan perempuan dan anak-anak.
Pendekatan ini dirasa lebih efektif karena banyak pelanggar ketertiban yang ternyata merupakan korban dari situasi sosial yang sulit. Nini menyebutkan banyak temuan di lapangan menunjukkan bahwa faktor ekonomi dan masalah keluarga seperti broken home menjadi alasan utama mereka turun ke jalan.
“Kami menggunakan bahasa keibuan untuk menggali alasan mereka melanggar aturan, sehingga mereka merasa nyaman untuk bercerita. Jika ditemukan warga luar Solo, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk pengembalian ke daerah asal,” ujar Nini dalam Bincang Pagi di Pro 1 RRI Surakarta, Senin, 16 Februari 2026.
Terkait maraknya fenomena pelajar bolos di kafe, Satpol PP Surakarta juga meningkatkan pengawasan rutin di berbagai titik keramaian. Personel di lapangan akan membawa pelajar yang terjaring ke kantor untuk diberikan pembinaan serta memanggil pihak sekolah dan orang tua mereka.
Pemerintah Kota Surakarta mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga ketertiban dengan tidak memberikan uang kepada pengemis di jalanan. Masyarakat juga dapat melaporkan gangguan ketertiban melalui call center resmi Satpol PP Surakarta di nomor 0817-5010-866 atau kanal aduan Lapor Kasatpol PP.




