Program Pendidikan Kesetaraan di Lapas Perempuan Manokwari Terus Berjalan
RRI.CO.ID, Manokwari – Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C di Lapas Perempuan Kelas III Manokwari terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen pembinaan di bidang pendidikan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Bekerja sama dengan PKBM Penabur Papua Barat, kegiatan pembelajaran kembali digelar di ruang belajar lapas pada Rabu 18 Februari 2026.
Sebanyak enam orang WBP mengikuti pertemuan tersebut dengan penuh antusias.
Materi yang dibahas berfokus pada Benua Asia, meliputi letak dan luas wilayah, batas-batas geografis, negara-negara yang termasuk di dalamnya, hingga kondisi iklim dan geologis. Proses pembelajaran dipandu oleh Miss Prily dengan pendekatan dialogis yang mendorong peserta aktif bertanya dan berdiskusi.
Suasana kelas berlangsung kondusif dan komunikatif. Interaksi yang terbangun tidak hanya memperkaya pemahaman materi, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis serta keberanian menyampaikan pendapat.
Kepala Lapas Perempuan Kelas III Manokwari, Lince Bela, menegaskan bahwa kesinambungan program pendidikan merupakan bagian dari upaya membangun kualitas diri warga binaan.
“Kami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap memperoleh hak pendidikan. Pengetahuan yang mereka peroleh hari ini menjadi modal penting untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Salah satu WBP berinisial MK mengungkapkan bahwa materi yang dipelajari menambah wawasan dan meningkatkan rasa percaya diri.
“Saya jadi lebih memahami tentang negara-negara di Asia dan kondisi wilayahnya. Kegiatan ini membuat saya semakin semangat untuk terus belajar,” tuturnya.
Pelaksanaan pembelajaran ini menjadi wujud nyata pemenuhan hak pendidikan bagi WBP di Lapas Perempuan Kelas III Manokwari. Pendidikan tidak hanya menjadi bagian dari program pembinaan, tetapi juga hak dasar yang tetap harus diberikan selama menjalani masa pidana. Dengan akses pendidikan yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kapasitas diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.




