Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Melambat: Alarm Merah untuk Masa Depan
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Melambat: Alarm Merah untuk Masa Depan

Logika News - Beranda

Sumbar

Ikuti update berita terbaru

Gabung Channel WhatsApp

PADANG — Sumatera Barat lagi-lagi bikin tanda tanya soal pertumbuhan ekonomi. Angka 3,37 persen untuk 2025 terlihat lumayan, tapi kalau ditarik satu dekade terakhir, tren ekonominya kayak mobil ngambek di tanjakan: tetap jalan, tapi pelan dan konsisten.

Menurut Hefrizal Handra, pakar ekonomi sekaligus Wakil Rektor II Universitas Andalas (Unand), perlambatan ini bukan drama jangka pendek.

“Angka pertumbuhan ekonomi Sumbar tetap tumbuh, namun dalam perspektif historis menunjukkan tren perlambatan yang konsisten lebih dari satu dekade terakhir,” katanya di Kota Padang, Rabu.

Hefrizal menekankan, kalau ini cuma siklus bisnis, pemulihan pascapandemi Covid-19 mestinya sudah bikin pertumbuhan melesat ke 5–6 persen. Nyatanya? Belum. Artinya, masalahnya struktural, bukan sekadar naik-turun sesaat.

🔥 BACA JUGA

Yusnar Al-Banjari Terpilih Pimpin WMHPS Sergai Periode 2026–2028

Dari sisi pengeluaran, pola ekonomi juga berubah: konsumsi rumah tangga menurun, net ekspor naik, investasi stabil. Tapi semua itu belum bikin ekonomi “ngegas”.

“Masalahnya bukan pada besarnya satu komponen pengeluaran, melainkan pada kualitas struktur produksi yang mendasarinya,” kata dia.

Kalau dicermati lebih jauh, struktur lapangan usaha Sumbar relatif stagnan. Pertanian masih jadi andalan, tapi hilirisasi jalan di tempat. Industri pengolahan malah cenderung turun. Sektor jasa berkembang, tapi lebih ke ikut-ikutan konsumsi domestik, tanpa lonjakan nilai tambah.

Pariwisata? Hefrizal bilang sektor ini juga belum jadi pahlawan. Kunjungan wisatawan mancanegara stagnan.

🔥 BACA JUGA

Katasulsel.com Buka Lowongan Jurnalis di Sumatera Barat, Khususnya Kota Padang, Bukittinggi, Payakumbuh dan Pariaman

“Pada 2016 kunjungan wisatawan sempat mencapai puncaknya sebelum kembali ke kisaran 56 ribu per tahun setelah pandemi,” ujarnya.

Singkatnya, 3,37 persen itu bukan krisis, tapi alarm merah untuk ekonomi Sumbar. Solusinya jelas: penguatan sektor industri, hilirisasi pertanian yang serius, serta bikin sektor jasa dan pariwisata lebih produktif, bukan cuma ikut-ikutan.

Kalau nggak, Sumbar bakal terus kayak mobil manual di tanjakan, meski mesin hidup, tetap jalan pelan dan ngos-ngosan.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

Tim Redaksi

Unduh Katasulsel.com untuk berita terkini

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk bergabung ke saluran WhatsApp dan dapatkan berita terbaru setiap hari.

🚀 Gabung WhatsApp Channel

Gratis • Update cepat • Tanpa spam

Berita Terkait Lainnya

Yusnar Al-Banjari Terpilih Pimpin WMHPS Sergai Periode 2026–2028

Layani Arus Mudik-Balik Lebaran 2026, Hutama Karya Pastikan Perjalanan Aman dan Nyaman di Riau dan Sumbar

Seleksi Sekda Padang, Satu Pelamar Gugur Karena Bukan ASN

Gempa Mengguncang Nias Selatan, Warga Terkejut di Pagi Hari

Visi Rico jelas: Medan Berdaya, Inklusif, Maju dan Berkelanjutan

Pasca Lebaran di Serdang Bedagai, Jalan Tetap Lancar

Widget Grid 2

Hantam Mobil Nissan, Sigra Terjungkal di Dairi

Viral

Ini Jagoan Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda di Piala Dunia, Sebut Punya “Kartu As” Untuk Juara Tahun Ini

Piala Dunia

Legislator Sulsel H. Zulkifli Zain Bongkar Alasan Pilih Prancis Juara Dunia 2026, “Mereka Punya Skuad yang Bikin Pelatih Lawan Sulit Tidur”

Piala Dunia

Bupati Soppeng Suwardi Haseng Jagokan Argentina, Sebut La Albiceleste Punya DNA Juara Dunia

Soppeng

KJI Sidrap Boleh Pilih Jepang kan? Edy Basri: Tidak Punya Ronaldo atau Mbappé Tapi Bikin Dunia Mulai Gelisah

Piala Dunia

Ribuan Mahasiswa UHAMKA Turun ke Jalan, Kawasan Istana hingga DPR Dijaga Ketat

Jakarta

Widget Indeks

Hantam Mobil Nissan, Sigra Terjungkal di Dairi

Viral

Ini Jagoan Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda di Piala Dunia, Sebut Punya “Kartu As” Untuk Juara Tahun Ini

Piala Dunia

Legislator Sulsel H. Zulkifli Zain Bongkar Alasan Pilih Prancis Juara Dunia 2026, “Mereka Punya Skuad yang Bikin Pelatih Lawan Sulit Tidur”

Piala Dunia

Bupati Soppeng Suwardi Haseng Jagokan Argentina, Sebut La Albiceleste Punya DNA Juara Dunia

Soppeng

KJI Sidrap Boleh Pilih Jepang kan? Edy Basri: Tidak Punya Ronaldo atau Mbappé Tapi Bikin Dunia Mulai Gelisah

Piala Dunia

You can share this post!