Logika News - Peringatan Hari Pustakawan Indonesia yang pertama kali jatuh pada 7 Juli menegaskan peran pustakawan sebagai penggerak literasi dan penjaga ekosistem pengetahuan bangsa. Penetapan ini tercantum dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 81/M/2025, sebagai bentuk penghormatan negara terhadap pustakawan.
Hari Pustakawan Indonesia ditetapkan untuk menghormati kontribusi pustakawan dalam meningkatkan literasi di masyarakat. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, mengatakan bahwa di tengah kemajuan kecerdasan artifisial (AI) dan ledakan informasi digital, pustakawan justru memiliki peran yang semakin penting.
Fajar menyatakan bahwa meski teknologi dapat menyajikan informasi dengan cepat, tidak semua informasi tersebut bernilai pengetahuan atau kebijaksanaan. Pustakawan hadir sebagai penghubung antara manusia dengan pengetahuan yang terjamin dan menjadi pendamping masyarakat dalam proses belajar. Ia juga menegaskan bahwa transformasi digital tidak akan menghilangkan relevansi buku dan peran pustakawan, meskipun format buku telah beralih dari cetak ke digital.
Wakil Menteri tersebut merujuk pada data Perpustakaan Nasional yang menunjukkan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di Indonesia berada di angka 54,8, yang menunjukkan masih ada peluang besar untuk memperkuat budaya baca. Ia optimis bahwa setiap buku yang dibaca dan setiap pustakawan yang menginspirasi merupakan investasi pada kualitas sumber daya manusia.
Fajar menjelaskan bahwa pustakawan kini berperan lebih dari sekedar pengelola koleksi perpustakaan; mereka menjadi kurator pengetahuan dan fasilitator literasi digital. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan budaya membaca dan menulis sebagai fondasi kemajuan bangsa.
Menutup pernyataannya, Fajar mengajak seluruh lembaga pendidikan untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan budaya berpikir kritis dan kreatif. Ia percaya bahwa dengan kolaborasi semua pihak, Indonesia dapat menjadi bangsa yang unggul dan mampu memimpin di era digital.