Pelatihan Literasi Digital untuk Lansia di Wonosobo dengan Pendekatan Khusus
Nalar Data

Pelatihan Literasi Digital untuk Lansia di Wonosobo dengan Pendekatan Khusus

KABAR WONOSOBO - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) bersama Google meluncurkan program pelatihan literasi digital yang ditujukan khusus bagi warga lansia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan lansia dalam melindungi data dan privasi mereka, serta kemampuan mereka untuk membedakan informasi yang benar dan yang tidak.

Kelompok lansia sering kali menjadi sasaran kejahatan di dunia digital. Hal ini disebabkan oleh berbagai keterbatasan yang mereka hadapi dalam mengakses teknologi dan informasi. Beberapa kendala tersebut meliputi keterbatasan fisik akibat penurunan fungsi tubuh, kesulitan dalam menggunakan perangkat digital, serta ketidakmampuan dalam mengolah informasi yang valid dan terverifikasi.

Program Manajer Tular Nalar, Santi Indra Astuti, menjelaskan bahwa kelompok lansia termasuk dalam kategori yang rentan terhadap eksploitasi di dunia digital. "Mereka sering kali mudah terpengaruh oleh berita hoaks dan kurang sadar akan pentingnya perlindungan data pribadi," ujarnya saat membuka acara Pelatihan Literasi Digital Tular Nalar di Dewani View pada Rabu, 23 Februari 2022.

Dalam pelatihan ini, telah disusun kurikulum yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan lansia. Kurikulum tersebut berfokus pada pendekatan yang memudahkan mereka untuk memahami materi edukasi yang diajarkan. Diharapkan, dengan adanya pelatihan ini, kemampuan literasi digital warga lansia dapat meningkat, sehingga mereka dapat lebih cakap dalam menghadapi tantangan di dunia digital.

Astin Meinarsih, Koordinator Wilayah Mafindo, menambahkan bahwa ujicoba pelatihan digital literasi ini sangat efektif. "Para peserta, yang merupakan lansia, memerlukan pendekatan khusus agar mereka dapat memahami informasi yang disampaikan oleh fasilitator. Kami berharap ujicoba ini dapat menjadi sukses di pelatihan-pelatihan mendatang," tuturnya.

You can share this post!