Pecco Bagnaia Pilih Bergabung dengan Aprilia untuk MotoGP 2027
Olahraga

Pecco Bagnaia Pilih Bergabung dengan Aprilia untuk MotoGP 2027

TRIBUNNEWS.COM - Update transfer pembalap MotoGP 2027 dari rider elite dunia sekelas Pecco Bagnaia hadir saat tes MotoGP 2026 Buriram tengah berlangsung, Sabtu (21/2/2026).

Pasar transfer MotoGP untuk tahun 2027 sedang sangat sibuk. Sejauh ini, satu-satunya perpindahan yang sudah diumumkan secara resmi adalah Marco Bezzecchi yang memperpanjang kontrak dengan Aprilia Racing setelah tes Sepang.

Namun, di paddock MotoGP (area tim), banyak keputusan dianggap sudah diambil meski belum resmi. Kunci dari semua ini ada pada tim utama Ducati. Di sanalah muncul nama yang mengubah segalanya yakni Francesco 'Pecco' Bagnaia.

Situasi dan kondisi di Ducati, mereka sudah menegaskan bahwa akan memprioritaskan Marc Marquez untuk bersama tim panigale hingga musim 2028 mendatang.

Meskipun Ducati belum meresmikan, tapi Bagnaia dinilai sudah mulai mengincar tim lain untuk dijadikan sebagai jembatan baru musim 2027 mendatang.

Pasalnya, dengan situasi tahun 2026 motor Ducati spek pabrikan di tim utama jadi incaran, bikin situasi Bagnaia sulit. Belum lagi rumor yang menempatkan Pedro Acosta di garasi Ducati, situasi ini membuat Bagnaia berada di posisi yang sulit.

Bagnaia Merapat ke Aprilia

Juara dunia tahun 2022 dan 2023 tersebut, yang bergabung dengan MotoGP pada 2019 bersama Ducati, mungkin terpaksa mencari tim baru di luar pabrikan yang telah membawanya ke puncak.

Laporan dari Italia, Motosprint, menyebutkan bahwa Pecco sudah mengambil keputusan bahwa Aprilia akan menjadi pilihannya untuk tahun 2027.

Ini bukan keputusan kecil. Hanya ada sepuluh posisi tim pabrikan di grid, meskipun beberapa tim satelit menggunakan motor pabrikan.

Mendapatkan salah satu posisi tersebut sangat penting, terutama menyongsong peraturan baru tahun 2027 yang akan mengatur ulang peta persaingan.

Awalnya, Bagnaia memiliki dua pilihan jelas di luar Ducati yakni antara Yamaha dan Aprilia.

Pilihan ke Jepang (Yamaha) bergantung pada perkembangan proyek mereka dan performa Toprak Razgatlioglu, yang kepindahannya ke tim pabrikan bisa mengubah keseimbangan tim.

Di sinilah muncul kemungkinan yang menarik bagi dunia balap Italia terkait sebuah tim impian yang terdiri dari Bagnaia dan Bezzecchi di Aprilia.

Gambarannya sangat kuat. Dua pembalap Italia yang berteman di luar lintasan, memimpin proyek motor RS-GP di era teknis yang baru.

Bagi Aprilia, ini akan menjadi langkah strategis ganda untuk memperkuat susunan pembalap setelah kepergian Jorge Martin dan mengukuhkan diri sebagai pesaing nyata bagi Ducati.

You can share this post!