Kompetisi Penggunaan AI dalam Analisis Putusan Perdata oleh Jaksa
Hukum

Kompetisi Penggunaan AI dalam Analisis Putusan Perdata oleh Jaksa

Logika News - Kompetisi ini diadakan secara daring, menghubungkan 13 Kejaksaan Daerah. Seluruh staf profesional dan jaksa yang saat ini bekerja di sektor tersebut berpartisipasi. Segera setelah upacara pembukaan, Panitia Penyelenggara mengirimkan soal ujian ke alamat email pribadi para peserta yang terdaftar.

Nguyen Tien Dung, Direktur Kejaksaan Rakyat Provinsi Thanh Hoa, menyampaikan pidato yang memberikan arahan untuk kompetisi tersebut.

Ujian ini terdiri dari dua bagian: proses penggunaan AI dan evaluasi, penilaian, serta solusi yang diusulkan untuk suatu studi kasus.

Para kandidat mempresentasikan proses lengkap penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk meneliti dan menganalisis penilaian atau keputusan yang diberikan.

Berdasarkan hasil yang diberikan oleh AI, kandidat akan menganalisis, mengevaluasi, dan menilai keakuratan temuan AI; membandingkannya dengan peraturan hukum yang berlaku; mengidentifikasi dengan jelas setiap pelanggaran dalam putusan atau keputusan; menganalisis dasar hukum yang relevan; menyusun laporan proposal sesuai dengan templat dokumen profesional industri dan mengusulkan solusi yang tepat.

Panitia Penyelenggara telah menyetujui bahwa semua peserta akan menggunakan ChatGPT sebagai alat AI utama selama ujian. Selain itu, peserta juga dapat merujuk, membandingkan, atau menggunakan alat atau perangkat lunak serupa lainnya untuk mendukung penelitian mereka. Namun, isi ujian harus secara jelas menunjukkan penggunaan ChatGPT di setiap langkah proses bisnis.

Kompetisi ini merupakan kesempatan untuk menilai kemampuan para pejabat dan jaksa dalam menerapkan kecerdasan buatan (AI) dalam pekerjaan profesional mereka; kompetisi ini juga berfungsi sebagai forum untuk bertukar pengalaman, menyebarkan semangat inovasi dan kreativitas, serta secara kuat mempromosikan penerapan teknologi digital di seluruh sektor.

Lan Phuong

You can share this post!