Identitas Mayat Perempuan yang Ditemukan di Hutan Jati Terungkap, Diduga Meninggal Karena Sakit
Sumber Foto: Merdeka.com
Sosial

Identitas Mayat Perempuan yang Ditemukan di Hutan Jati Terungkap, Diduga Meninggal Karena Sakit

Sebelum ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Patanah telah meninggalkan rumah selama 13 hari.

09:45:43

Identitas mayat perempuan yang ditemukan membusuk di hutan jati Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Patanah (75), warga Kecamatan Subah yang sebelumnya dilaporkan hilang selama hampir dua pekan.

"Benar, korban bernama Patanah (75), warga Subah,” kata Kasat Reskrim Polres Batang Iptu Albertus Sudaryono dikonfirmasi, Jumat (20/2).

Menurut keterangan keluarga, sebelum ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Patanah telah meninggalkan rumah selama 13 hari. Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

"Setelah proses identifikasi selesai, jenazah langsung dimakamkan," ujarnya.

Ditemukan Warga di Hutan Jati

Sebelumnya, warga Kecamatan Subah digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa busana di kawasan hutan jati Desa Sengon pada Jumat (20/2) sekitar pukul 11.00 WIB.

Hasil pemeriksaan medis awal oleh dr. Nani dari Puskesmas Subah memperkirakan korban telah meninggal sekitar 10 hari sebelum ditemukan.

"Diperkirakan meninggal kurang lebih 10 hari dan diduga karena sakit,” ungkapnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan karena tidak dilakukan autopsi sesuai permintaan pihak keluarga.

ADVERTISEMENT

Dinyatakan Nonkriminal

Dengan terungkapnya identitas korban dan hasil pemeriksaan awal yang tidak menunjukkan adanya unsur kekerasan, kasus penemuan mayat di hutan jati Subah ini dinyatakan sebagai peristiwa nonkriminal.

Camat Subah, Muhammad Yasin, membenarkan bahwa korban merupakan warganya. Ia menyebut, Patanah selama ini diketahui mengalami gangguan daya ingat atau demensia.

"Benar itu warga kami, beliau sudah tua dan tinggal bersama anak perempuannya,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari warga sekitar, Patanah sudah beberapa kali meninggalkan rumah tanpa pamit sebelumnya.

“Memang kata warga beliau sudah demensia, suka lupa ingatan. Sudah hampir lima kali pergi dari rumah, biasanya ditemukan tetangga lalu dibawa pulang,” jelasnya.

ADVERTISEMENT