Logika News - PORTAL LEBAK - Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio meminta semua warga negara Amerika untuk menghindari perjalanan ke Iran dan bagi mereka yang sudah berada di sana untuk segera keluar dari negara tersebut.
"Tidak ada alasan bagi warga Amerika untuk melakukan perjalanan ke Iran. Kami mengulangi seruan kepada warga Amerika yang ada di Iran untuk segera meninggalkan tempat itu," ungkap Menlu AS dalam sebuah pernyataan.
Rubio menambahkan bahwa ia telah menandai Iran sebagai Negara yang Mendukung Penahanan Ilegal setelah perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump.
"Presiden Trump mengeluarkan Perintah Eksekutif untuk Melindungi Warga Negara AS dari Penahanan Ilegal di luar negeri pada musim gugur lalu, dan Kongres juga telah menyetujui UU Penanggulangan Penahanan Ilegal tahun 2025, yang memberi wewenang kepada Departemen untuk menetapkan Iran sebagai Negara yang Mendukung Penahanan Ilegal," jelasnya.
"Jika Iran tidak menghentikan tindakan tersebut, kami terpaksa mempertimbangkan langkah-langkah tambahan, termasuk kemungkinan pembatasan perjalanan geografis terkait penggunaan paspor AS ke, melalui, atau dari Iran," tambah Rubio.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyatakan bahwa Amerika Serikat membuka semua kemungkinan dalam pendekatannya terhadap Iran, serta mendorong negara tersebut untuk melakukan negosiasi agar mencapai kesepakatan.
Dalam pernyataan kepada media saat kunjungan di Colorado pada Senin 23 Februari, Hegseth menegaskan kembali bahwa Presiden Donald Trump lebih memilih pendekatan diplomatik, namun menekankan bahwa militer AS siap dengan rencana darurat jika Iran menolak untuk mencapai kesepakatan.