Andi Ina Kartika Sari Hadapi Tantangan Fiskal di Tahun Pertama Kepemimpinan
Sumber Foto: katasulsel.com
Sosial

Andi Ina Kartika Sari Hadapi Tantangan Fiskal di Tahun Pertama Kepemimpinan

Tipue Sultan |

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini

BARRU, Katasulsel.com — Setahun memegang kemudi, Andi Ina Kartika Sari tak sedang berlayar di laut tenang. Ombaknya bernama defisit, gelombangnya bernama efisiensi pusat. Tapi justru di tengah arus deras itulah, ia memilih “tancap gas”, bukan tarik rem.

Dalam Dialog Publik bertajuk Barru dalam Nahkoda Perempuan di Makassar, 17 Februari 2026, Andi Ina bicara terbuka. Tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Abustan A. Bintang bukan kisah bulan madu politik. Tahun 2025 ditutup dengan defisit sekitar Rp40 miliar. Masuk 2026, Barru kembali harus menerima pengalihan dana transfer pusat sebesar Rp133 miliar.

Bahasa populernya: ruang fiskal lagi seret-seretnya.

“Tantangan berat, tapi justru di situ kami diuji untuk tetap menunaikan janji politik,” tegasnya.

🔥 Lagi Dibaca

Polisi Barru Buka Fakta Soal Dugaan Bunuh Diri di Mallusetasi

Bupati Barru Bantah Bahas Anggaran Nanas Rp60 M

Peringatan HUT ke-66 Kabupaten Barru, Wabup Nurkanaah Hadir Sampaikan Apresiasi

Fiskal Berdarah, Program Tetap Jalan

Di tengah tekanan anggaran, sejumlah indikator justru menunjukkan tren positif. Angka kemiskinan berbasis kepesertaan BPJS turun tipis dari 8,03 persen (2024) menjadi sekitar 8 persen (2025). Mungkin terlihat kecil di atas kertas, tapi dalam statistik pembangunan, sepersekian persen itu berarti ribuan kepala keluarga.

Di sektor pendidikan, Barru berhasil mengamankan program Sekolah Rakyat untuk anak pra-sejahtera (desil 1 dan 2). Dari 100 sekolah yang diresmikan Presiden pada 2025, ketika Barru masuk arena, kuota tinggal empat. Barru kebagian empat itu.

“Bagi saya, ini soal keberpihakan. Jangan ada lagi anak pra-sejahtera putus sekolah,” ujarnya.

Anggaran program ini tak main-main: sekitar Rp270 miliar. Pembangunan dimulai sejak November lalu. Di sektor pesisir, program Kampung Nelayan senilai Rp9 miliar kini berjalan. Pesannya jelas: pesisir jangan jadi halaman belakang pembangunan.

Tipue Sultan Editor

Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Halaman

1 2 3

Selanjutnya

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

Tag

di Tengah Fiskal Seret

Setahun Nahkoda Perempuan

Tancap Gas

Tim Redaksi

Berita Terkait Lainnya

Polisi Barru Buka Fakta Soal Dugaan Bunuh Diri di Mallusetasi

Bupati Barru Bantah Bahas Anggaran Nanas Rp60 M

Peringatan HUT ke-66 Kabupaten Barru, Wabup Nurkanaah Hadir Sampaikan Apresiasi

Zero in the Cost, Pegawai Kejaksaan Tak Perlu Kontrak Luar Lagi

36 Calon Siap Berlaga di Pilkades Barru 2026, Bupati Pantau Langsung Seleksi

Ternyata Ini Motifnya, Pria Parepare Nekat Tikam Sopir Truk Asal Sidrap di Barru Hingga Tewas

Widget Grid 2

AJB dan Kominfotik Jakut Bangun Sinergi Demi Pers Profesional

Jakarta

Wajo Tak Menunggu, Bupati Andi Rosman “Ketuk Pintu” Mentan Bawa Misi Besar Lumbung Pangan

Jakarta

Berawal dari Instagram, Berakhir di Kasus Berat: Polda Sulsel Bongkar Jejak “Jerat Digital” Kekerasan Seksual di Makassar

Makassar

Hamil, Kursi Haji Soppeng “Tertahan di Detik Terakhir”

Soppeng

1.941 Jamaah Haji Wajo Berangkat, Bupati Naik ke Bus: Pelepasan yang Tak Biasa

Wajo

“Dalle Na La Dalle” di Sidrap, 46 Tahun Irit dan Berangkat ke Tanah Suci

Headline

Widget Indeks

AJB dan Kominfotik Jakut Bangun Sinergi Demi Pers Profesional

Jakarta

Wajo Tak Menunggu, Bupati Andi Rosman “Ketuk Pintu” Mentan Bawa Misi Besar Lumbung Pangan

Jakarta

Berawal dari Instagram, Berakhir di Kasus Berat: Polda Sulsel Bongkar Jejak “Jerat Digital” Kekerasan Seksual di Makassar

Makassar

Hamil, Kursi Haji Soppeng “Tertahan di Detik Terakhir”

Soppeng

1.941 Jamaah Haji Wajo Berangkat, Bupati Naik ke Bus: Pelepasan yang Tak Biasa

Wajo