Marc Marquez Siap Tantang Bezzecchi di MotoGP 2026 Meski Sakit
Logika News - RADAR BLITAR - Berita MotoGP terbaru menjelang seri pembuka musim 2026 menghadirkan drama menarik dari Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol itu ternyata mengalami kondisi fisik yang kurang ideal saat menjalani tes pramusim di Chang International Circuit, sehingga gagal menjadi yang tercepat.
Dalam berita MotoGP terbaru ini, terungkap bahwa Marquez mengalami sakit perut selama sesi tes berlangsung. Kondisi tersebut cukup memengaruhi performanya di lintasan, terutama dalam menjaga fokus dan stamina di tengah cuaca panas ekstrem Buriram.
Meski begitu, Marquez tetap menunjukkan kecepatan yang kompetitif. Ia bahkan mencatat waktu impresif di beberapa sektor, khususnya saat pengereman keras dan tikungan kiri. Namun, gaya balapnya terlihat tidak biasa dan cenderung lebih hati-hati dibandingkan karakter agresifnya selama ini.
Ia mengaku bahwa kondisi fisiknya tidak dalam keadaan terbaik akibat gangguan perut yang cukup mengganggu selama sesi berlangsung. Cuaca panas dan lembap di Buriram juga menjadi faktor tambahan yang membuat situasi semakin berat.
Padahal, dalam kondisi normal, sirkuit ini memang dikenal menguras stamina pembalap. Bahkan pembalap yang fit sekalipun bisa kesulitan menjaga konsistensi performa hingga akhir sesi.
Hal ini memunculkan prediksi bahwa duel antara Marquez dan Bezzecchi akan menjadi salah satu cerita utama di awal musim.
Menanggapi hal tersebut, Marquez tidak gentar. Ia justru menunjukkan ambisi besar untuk bangkit.
“Bezzecchi sangat cepat saat tes, itu fakta. Tapi balapan adalah cerita berbeda. Saya akan tampil all out,” tegas Marquez.
Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa ia siap tampil habis-habisan tanpa kompromi. Jika benar terjadi, Buriram bisa menjadi panggung duel panas yang langsung memanaskan persaingan MotoGP 2026 sejak seri pertama.
Namun di hari berikutnya, Marquez justru tampil luar biasa dan berhasil menjadi pembalap tercepat.
Mantan kepala mekaniknya, Santi Hernandez, memberikan penjelasan menarik mengenai hal ini. Ia menyebut bahwa crash bukanlah hal baru bagi Marquez.
Menurutnya, yang membedakan Marquez dari pembalap lain adalah mentalnya yang tidak pernah takut setelah jatuh. Ia justru belajar dari kesalahan dan kembali tampil lebih cepat dengan pendekatan yang lebih cerdas.
Mental baja ini kembali terlihat jelas, bahkan setelah ia bergabung dengan tim Ducati. Adaptasi dengan motor baru tidak mengubah karakter dasarnya sebagai pembalap agresif dan pantang menyerah.
Ducati Corse dikabarkan tengah berupaya membentuk “dream team” dengan merekrut Pedro Acosta untuk dipasangkan dengan Marquez.




