ASN BPPRD Dogiyai Wajib Ambil Jatah Beras di Moanemani
Sumber Foto: Suara Papua
Nasional

ASN BPPRD Dogiyai Wajib Ambil Jatah Beras di Moanemani

Logika News - adv

loading...

NABIRE, SUARAPAPUA.com — Para pegawai di kantor Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, tidak diperbolehkan ambil jatah beras di Nabire. Sebaliknya, jatah beras diterima langsung dari kantornya yang terletak di Moanemani, ibu kota faktual kabupaten Dogiyai.

Dikemukakan Yulianus Magai, SE, pelaksana tugas (plt) kepala BPPRD kabupaten Dogiyai, usai bertemu pihak PD Irian Bhakti di Nabire, seluruh stafnya ambil jatah beras dari Moanemani, bukan lagi di Nabire.

“Kemarin, hari Rabu tanggal 25 Februari 2026, saya ketemu langsung pimpinan Irian Bhakti. Kami diskusikan, dan sudah ada keputusan resmi bahwa pelayanan pengambilan jatah beras bagi ASN kantor BPPRD Dogiyai dari Moanemani,” jelasnya, Kamis (26/2/2026).

Dengan kesepakatan lisan dan tertulis itu, Magai mengingatkan para ASN yang bekerja di kantor yang dipimpinnya agar segera naik ke Moanemani untuk bekerja seperti biasanya.

“Sekarang sudah bulan kedua, semua pegawai BPPRD Dogiyai harus kerja, masuk kantor. Tidak boleh ada yang bikin libur tambahan. Staf saya yang tinggal di Nabire segera kembali ke tempat kerja,” ujarnya.

ads

Diputuskan dalam surat kesepakatan itu, lanjut Yulianus, PD Irian Bhakti tidak akan melayani pengambilan jatah beras dari Nabire.

“Staf saya kalau datang ambil jatah beras di Nabire, tidak akan dilayani. Pihak Irian Bhakti akan segera lapor ke saya. Staf tersebut akan ditegur langsung, dan pasti tidak diizinkan ambil jatah beras. Harus ke Moanemani barulah berhak menerima jatah beras,” ujar Magai.

Baca Juga: Di Hari Otda ke-30, Seluruh ASN Dogiyai Diminta Aktif Kerja

*****************

Suarapapua.com adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media kami hadir untuk menjadi bagian dari rakyat, juga media yang hadir untuk mengubah sedikit rumitnya persoalan di Tanah Papua. Dukung kami melalui donasi Anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Keputusan tegas tersebut diambil semata-mata untuk mendukung terealisasinya visi, misi dan program kerja bupati dan wakil bupati kabupaten Dogiyai periode 2024-2029.

“Kerja serius dengan disiplin dan rajin masuk ‎kantor merupakan bagian dari upaya kita untuk memberikan pelayanan maksimal. Dan itu harus dijadikan prinsip dalam ‎bekerja dalam rangka sukseskan visi, misi dan program kerja bapak bupati Yudas Tebai dan wakil bupati Yuliten Anouw,” tutur Yulianus.

‎Dengan status pegawai, setiap stafnya diminta bekerja sebagai pelayan publik sekaligus simbol ‎kepercayaan negara di tengah masyarakat kabupaten Dogiyai.

Yulianus Magai berharap, seluruh ASN mesti bekerja lebih serius,‎ disiplin dan giat selama tahun berjalan mengingat masih banyak tanggung‎ jawab dan program kerja yang harus ‎dikerjakan bersama-sama. [ */Adv ]

Bagikan

Facebook Twitter WhatsApp LINE Linkedin Email Mencetak Telegram

Artikel sebelumnya Dari The Manipulated, Rakit Acali Hingga Papua

Artikel berikutnya Kuasa Dukun Tak Mampu Hentikan Langkah Persipura

BERITA TERKAIT DARI PENULIS

Dibekali BONELS di Jakarta, Bidan RSUD Dogiyai Perkuat SDM Nakes

Bupati Dogiyai Mendukung Koperasi Organik Lanjutkan Suplai Hasil Bumi ke Timika

Dogiyai Pertama Bentuk PASI, Albertus Adii Minta Kabupaten Lain Segera Susul