KuCoin Setuju Bayar Rp 8,5 Miliar untuk Selesaikan Kasus CFTC
Sumber Foto: Liputan6.com
Hukum

KuCoin Setuju Bayar Rp 8,5 Miliar untuk Selesaikan Kasus CFTC

Logika News - Liputan6.com, Jakarta - Operator bursa kripto KuCoin akan membayar USD 500.000 atau Rp 8,50 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.010) untuk menyelesaikan tudingan regulator derivatif Amerika Serikat (AS) kalau perseroan menjalankan platform offshore yang tidak terdaftar dan ilegal memungkinkan penduduk AS untuk melakukan perdagangan.

Mengutip Yahoo Finance, ditulis Rabu (1/4/2026), Peken Global Ltd telah menyetujui penyelesaian itu tanpa mengakui atau menyangkal klaim the Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Berdasarkan perjanjian itu, perusahaan dilarang mengizinkan pelanggan AS untuk mengakses KuCoin tanpa mendaftar ke lembaga itu, berdasarkan perintah pengadilan yang diumumkan pada Senin pekan ini.

Regulator tersebut menggugat Peken Global dan tiga entitas lain yang terkait dengan KuCoin pada Maret 2024, dengan mengatakan mereka melanggar beberapa peraturan CFTC. Pada Senin, lembaga tersebut mengatakan telah mencabut tuduhannya terhadap entitas lain, Mek Global Ltd, PhoenixFin PTE Ltd., dan Flashdot Ltd, yang juga mengoperasikan KuCoin.

Pada 2024, regulator menyatakan KuCoin meminta dan menerima pesanan untuk kontrak berjangka komoditas, swap, dan transaksi leverage tanpa mendaftar ke CFTC dan menerapkan prosedur kepatuhan "palsu" yang gagal mencegah pelanggan AS untuk melakukan perdagangan di platform tersebut. CFTC menyatakan, pelanggan AS menghasilkan sekitar USD 110 juta atau Rp 1,87 triliun dalam biaya perdagangan untuk KuCoin.

CFTC menyebutkan kerja sama perusahaan dalam penyelidikan sebagai dasar untuk tidak menuntut pengembalian keuntungan. Lembaga tersebut juga menyebutkan penyitaan dalam kasus pidana paralel. Pada Januari 2025, perusahaan tersebut mengaku bersalah karena mengoperasikan bisnis pengiriman uang tanpa izin dan setuju untuk membayar denda dan penyitaan hampir USD 300 juta atau Rp 5,1 triliun.

Dengan menyebut dirinya sebagai "Bursa Rakyat," KuCoin berbasis di Republik Seychelles, Kepulauan Cayman, dan Singapura, menurut CFTC. Ini adalah salah satu bursa kripto spot terbesar di dunia dengan volume perdagangan harian sebesar USD 1,7 miliar atau Rp 28,91 triliun, menurut CoinMarketCap. Pengacara KuCoin tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

KuCoin Jadi Bursa Kripto Global Pertama yang Dapat Izin Financial Intelligence Unit India

Sebelumnya, KuCoin, salah satu pemimpin industri bursa uang kripto global, termasuk dalam jajaran tujuh bursa uang kripto terbesar di seluruh dunia, menjadi bursa kripto global pertama yang meraih izin Financial Intelligence Unit (FIU) India.

Pencapaian ini merupakan momen penting dalam perkembangan industri aset kripto di India, terutama di tengah perubahan regulasi yang terjadi baru-baru ini. Lebih lagi, pencapaian ini mencerminkan dedikasi KuCoin dalam memperluas jangkauan di pasar utama dunia sebagai bagian dari strategi global.

Selain izin yang diraih dari FIU, KuCoin akan menjalankan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan layanan bagi pengguna lokal di India. Salah satunya adalah Solusi Pembayaran di Pasar Lokal. Dalam hal ini KuCoin akan berkolaborasi dengan bank lokal dan penyedia pembayaran uang fiat untuk meluncurkan layanan on-ramp dan off-ramp unik dan langsung yang dirancang khusus untuk India.

Di sisi lain, KuCoin juga akan meluncurkan program kemitraan guna merekrut semakin banyak mitra, serta menghadirkan layanan yang lebih mudah dan bersahabat.

CEO, KuCoin Johnny Lyu menjelaskan, KuCoin sangat memprioritaskan keamanan aset pengguna. Setelah sukses meraih izin ini di India, KuCoin siap meningkatkan pengalaman pengguna di India, serta meningkatkan komitmen pada aspek kepatuhan regulasi dan keamanan.

"Dengan pencapaian tersebut, kami memperluas wacana tentang tingkat penggunaan kripto di India, mengangkat isu seputar keamanan pengguna dan keunggulan layanan trading," kata dia dalam keterangan tertulis, Minggu (5/5/2024).

Johnny Lyu melanjutkan, pencapaian ini mempercepat investasi dan inisiatif edukasi pasar di India. Targetnya, merangsang pertumbuhan industri dan mendorong perkembangan industri blockchain yang berkelanjutan.

"Kami ingin mendukung inovasi lokal dan menjalin kemitraan edukasi untuk berkontribusi terhadap ekosistem blockchain di India. Dengan perkembangan ini, KuCoin menyambut berbagai mitra agar turut bergabung, serta mempromosikan perkembangan industri kripto di India."

Seluk Beluk KuCoin

Perbesar

KuCoin diluncurkan pada September 2017, KuCoin adalah bursa uang kripto global yang berkantor pusat di Seychelles.

Sebagai platform yang memprioritaskan pengguna, serta mewujudkan inklusi dan pemberdayaan komunitas, KuCoin menawarkan lebih dari 800 aset digital, serta layanan Spot trading, Margin trading, P2P Fiat trading, Futures trading, Staking, dan Lending kepada 30 juta pengguna di lebih dari 200 negara dan wilayah.

KuCoin saat ini tercantum dalam daftar tujuh bursa kripto terbesar di dunia.