Logika News - Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) menuai perdebatan di kalangan masyarakat. Sebagian pihak menganggap KDMP membebani anggaran pemerintah, sedangkan Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menilai anggapan tersebut tidak berdasar. BEM Nusantara juga menyertakan KDMP dalam daftar keresahan menjelang "Reformasi Jilid II".
Sejak diluncurkan, KDMP telah menjadi sorotan, dengan beberapa elemen masyarakat mempertanyakan keberlanjutannya dan dampak terhadap anggaran negara. Dalam konteks ini, Nof Hendra, Pendiri Utama Forum Dinamika Indonesia (FDI), memberikan tanggapan dan saran mengenai program ini pada 15 Juni 2026.
FDI berpendapat bahwa KDMP sejalan dengan semangat Pasal 33 UUD 1945, yang menekankan ekonomi sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Nof Hendra mengingatkan bahwa meskipun niat baik ada, tanpa data yang jelas, program ini dapat berisiko. Ia meminta agar pemerintah mempublikasikan data terkait kebutuhan dana, proyeksi pengembalian, dan waktu yang diperlukan untuk mencapai titik impas. Menurutnya, transparansi data akan menanggapi tuduhan mengenai pemborosan anggaran.
Nof Hendra juga menyadari keresahan mahasiswa terkait program ini, terutama dengan berbagai isu yang muncul bersamaan. Ia menekankan perlunya kejelasan prioritas dari pemerintah. Untuk mencegah KDMP menjadi proyek yang tidak berkelanjutan, FDI memberikan dua saran utama, yaitu membuka data dan perhitungan ke publik serta memastikan bahwa koperasi tumbuh dari bawah dengan melibatkan masyarakat desa dalam pengurus dan model bisnis.
FDI mengusulkan agar dilakukan audit sosial secara rutin, melibatkan BEM dan masyarakat sebagai pengawas. Setiap enam bulan, harus ada laporan mengenai omzet koperasi dan dampak terhadap pendapatan anggota. Nof Hendra juga mengingatkan agar kritik terhadap KDMP disertai data konkret dan mendesak untuk memberikan ruang bagi uji coba selama 1-2 tahun. Ia menekankan pentingnya transparansi dari pemerintah dan dukungan data dari mahasiswa untuk menjadikan KDMP sebagai program yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat.