Kontroversi Anggaran DPRD Kapuas: Alokasi Rp1,5 Miliar untuk Wallpaper dan Videotron
Logika News - Kontroversi melanda Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kabupaten Kapuas setelah terungkapnya alokasi anggaran fantastis untuk pengadaan wallpaper dan videotron. Dua proyek ini menimbulkan kegaduhan di media sosial, di tengah tuntutan efisiensi anggaran daerah.
Awal Kejadian
Pengadaan yang terungkap melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) menunjukkan dua paket pengadaan dengan nilai total lebih dari Rp3,2 miliar. Paket pertama, yang diunggah pada 5 Februari 2026, adalah pengadaan wallpaper untuk rumah jabatan Ketua DPRD dengan pagu anggaran mencapai Rp1.500.295.000. Paket kedua, muncul pada 6 Maret 2026, berupa belanja modal peralatan studio video dan film untuk upgrade videotron outdoor seharga Rp1.783.750.000.
Perkembangan
Pihak Setwan DPRD Kapuas segera merespons dengan klarifikasi, mengklaim bahwa angka yang dipublikasikan bukanlah keputusan final, melainkan masih dalam proses revisi. Namun, kritik datang dari berbagai kalangan, yang menilai alasan tersebut tidak berdasar, mengingat setiap penginputan dalam SiRUP melalui proses verifikasi yang ketat.
Kondisi Terakhir
Publik mempertanyakan penggunaan anggaran yang dianggap tidak prioritaskan, seperti wallpaper dan videotron, di saat banyak masalah mendesak di masyarakat, termasuk kemiskinan dan infrastruktur. Klarifikasi tentang revisi anggaran perlu diawasi secara ketat agar tidak menjadi strategi untuk meredakan kemarahan publik. Masyarakat menginginkan anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan nyata, bukan untuk estetika fasilitas.




