Indonesia Jalin Kerja Sama Energi Senilai US$15 Miliar dengan AS
Sumber Foto: Warta Ekonomi
Internasional

Indonesia Jalin Kerja Sama Energi Senilai US$15 Miliar dengan AS

Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Indonesia menyepakati pembelian minyak dan gas bumi (migas) dari Amerika Serikat senilai US$15 miliar per tahun dalam dokumen Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump. Kesepakatan tersebut mencakup impor energi serta rencana pembelian pesawat dari produsen AS.

Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyatakan komitmen impor energi itu menjadi bagian dari implementasi kerja sama strategis kedua negara.

“Dan juga ada kesepakatan untuk melakukan impor gas milarnya 15 miliar dolar per tahunnya,” kata Rosan dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Rosan merinci nilai impor tersebut meliputi pembelian liquefied petroleum gas (LPG) sebesar US$3,5 miliar, minyak mentah US$4,5 miliar, serta fasilitas pembelian bensin olahan senilai US$7 miliar per tahun.

Selain sektor energi, perjanjian juga mencakup rencana pembelian 50 unit pesawat dari Boeing. Rosan menyebut pembicaraan awal dengan produsen pesawat asal Amerika Serikat itu telah dilakukan dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.

“Kesepakatan di antaranya adalah rencana pembelian 50 pesawat oleh Boeing yang nantinya kita akan bicarakan dengan Boeing walaupun sudah ada pembicaraan awal dengan pihak Boeing dan ini akan kita lanjutkan,” ujarnya.