Gebyar Wirausaha ke-12: Meningkatkan Ketahanan Bisnis di Era Krisis
Kegiatan ini jadi momen pengusaha meningkatkan kualitas bisnis & membangun jaringan.
Rep: Wulan Intandari/ Red: Fernan Rahadi
Foto: Wulan Intandari
Konferensi pers terkait kegiatan Gebyar Wirausaha (GWU) ke-12 yang berlangsung selama dua hari pada Sabtu (7/2/2026) hingga Ahad (8/2/206).
REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Ratusan wirausaha muda dari seluruh Nusantara memadati Sleman City Hall untuk mengikuti Gebyar Wirausaha (GWU) ke-12 yang berlangsung selama dua hari pada Sabtu (7/2/2026) hingga Ahad (8/2/206). Event ini menjadi ajang strategis bagi para pengusaha untuk saling menguatkan bisnis dan memperluas jejaring.
Ketua Dewan Syuro Sukses Berkah Community (SBC), Rinaldy Anantadira, menyampaikan GWU ke-12 mengusung tema 'Business Resilience: Scale Up dan Eksis di Masa Krisis'. Tema tersebut diangkat sebagai upaya membantu pelaku usaha memperkuat ketahanan bisnis serta menyiapkan strategi menghadapi dinamika ekonomi.
Para peserta akan mendapatkan perspektif baru, strategi bisnis yang relevan dengan kondisi ekonomi terkini, serta lingkungan yang saling mendukung.
"Dengan demikian, pelaku usaha tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan bertumbuh dalam ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan," katanya, Sabtu (7/2/2026).
Dalam gelaran kali ini, panitia menghadirkan sejumlah pembicara nasional, termasuk Coach Ridwan Abadi, Ust. Adi Pratama Larisindo, Dodi Zulkifli, Harri Firmansyah, Joko Wardiyanto, Wiji Asih Setiawati, dan Pratik Yudha Kusuma. Acara akan dipandu oleh Uzan dan Unggy sebagai Master of Ceremony, serta Nugie Al Afghani sebagai Master Easy to Speak.
Ketua Panitia Gebyar Wirausaha ke-12, Khaidir Khaliq, menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momen penting bagi ribuan pengusaha untuk meningkatkan kualitas bisnis dan membangun jaringan.
"GWU 12 kami siapkan sebagai ruang bertemunya ribuan wirausaha dari seluruh Nusantara untuk belajar, memperbaiki arah bisnis, serta membangun jaringan yang tepat. Ini bukan hanya event, tetapi pengalaman belajar yang mendorong peserta naik kelas," kata Khaidir.
Selain itu, Khaidir tak menepis, bahwa GWU 12 menjadi pintu masuk program One Year Coaching (OYC) Batch 9, yang dipimpin Coach Ridwan Abadi. Program pendampingan intensif selama satu tahun ini bertujuan membantu peserta membangun bisnis yang lebih tangguh dan terukur.
"Melalui konsep tersebut, para pelaku usaha diharapkan mampu berkembang dalam ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan," ungkap dia.
Ia pun berharap GWU ke-12 dapat membawa angin segar bagi wirausaha muda untuk memperkuat ketahanan bisnis di tengah dinamika ekonomi, sekaligus menjadi ajang belajar, bertukar strategi, dan membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
"Acara ini terbuka bagi pengusaha pemula, pelaku UMKM, owner bisnis, hingga calon entrepreneur yang ingin memperkuat daya tahan usaha serta memperluas jejaring bisnis strategis," ujarnya.
Sementara itu, Joko Wardiyanto selaku Presiden Sukses Berkah Community (SBC) 6.0 menambahkan, SBC adalah komunitas wirausaha yang berdedikasi untuk memberdayakan pengusaha di Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 2016, SBC berkomitmen membantu anggotanya mencapai kesuksesan bisnis yang berkelanjutan dan bernilai keberkahan. Program yang dijalankan antara lain pelatihan, mentoring, coaching, dan networking termasuk Gebyar Wirausaha dan One Year Coaching (OYC).
"SBC berfokus pada pengembangan tiga pilar utama yaitu spiritual, leadership, dan entrepreneurship sebagai fondasi membangun bisnis yang tangguh dan berdaya tahan," kata Joko.
Ikuti Whatsapp Channel Republika
Advertisement
gebyar wirausaha
pengusaha muda
sleman city hall
sukses berkah community
Berita Terkait
Rejogja - 09 February 2026, 13:05
Tandai Satu Dekade, Jogja Fashion Parade 2026 Tampilkan Karya 159 Desainer dan 550 Model
Rejogja - 11 December 2025, 20:48
Digelar Perdana di Sleman, JFP Fashion Design Competition Beri Ruang Karya Fesyen Desainer Muda
News - 09 December 2025, 07:01
Rocket Day 2025, 25 Pengusaha Muda Buka Peluang Ekonomi Rp 4,17 Miliar
Ekonomi - 14 November 2025, 21:38
Pramono Anung Ajak HIPMI Jaya Bangun Jakarta Jadi Kota Global
News - 02 September 2025, 15:36
Coaching Class Youthpreneur Buka Jalan Mahasiswa Cyber University Jadi Pengusaha Muda Berdaya Saing
News - 25 August 2025, 10:13
UNM Perkuat Bisnis Mahasiswa Lewat BOOST 2025, Dukung Ekosistem Wirausaha Muda
News - 30 July 2025, 13:22
Bangun Bisnis Alat Berat dan Elektronik, Alumnus UBSI Kampus Tegal Sukses Jadi Pengusaha Muda
Ekonomi - 25 July 2025, 18:56
Prabowo-Gibran Targetkan Nol Persen Kemiskinan Ekstrem pada 2029
Berita Lainnya
Khazanah - Ahad , 08 Mar 2026, 17:00 WIB
Puasa adalah Tameng Bagi Umat Islam
Khazanah - Ahad , 08 Mar 2026, 14:50 WIB
Umur yang Diberkahi, Dalam Waktu Singkat Bisa Meraih Keutamaan Lailatul Qadar
Khazanah - Ahad , 08 Mar 2026, 14:00 WIB
Nabi Syam’un, Sosok Perkasa yang Menginspirasi Turunnya Lailatul Qadar
Khazanah - Ahad , 08 Mar 2026, 08:30 WIB
Zakat Fitrah: Hukum, Waktu Pelaksanaan, dan Distribusinya
Khazanah - Sabtu , 07 Mar 2026, 22:04 WIB
5 Peristiwa di 17 Ramadhan, Syahidnya Ali Bin Abi Thalib dan Banjir Darah di Halaman Al-Aqsa




