Warga Giligenting Bergotong Royong Perbaiki Jembatan Darurat
Sumber Foto: InfoPublik
Ekonomi

Warga Giligenting Bergotong Royong Perbaiki Jembatan Darurat

Logika News - :

Oleh MC KAB SUMENEP, Kamis, 26 Februari 2026 | 19:45 WIB - Redaktur: Pasha Yudha Ernowo - 179

Sumenep, InfoPublik — Semangat gotong royong kembali menjadi solusi nyata bagi masyarakat desa dalam menjaga konektivitas wilayah. Warga Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, secara swadaya memperbaiki jembatan darurat yang menjadi akses vital aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas harian masyarakat.

Aksi kolektif tersebut dilakukan dengan membersihkan area jembatan, mengganti papan kayu yang rusak, serta memperkuat struktur penyangga agar jalur penghubung antarkawasan tetap aman dilalui.

Kegiatan ini diinisiasi Kepala Desa Bringsang, Ach. Muzakki, bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat, serta melibatkan warga lintas usia yang bekerja secara sukarela selama beberapa hari.

“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat, terutama anak-anak yang berangkat sekolah dan warga yang menuju pasar tradisional. Kami tidak bisa menunggu terlalu lama perbaikan permanen, sehingga warga bersepakat memperbaiki jalur alternatif secara gotong royong,” ujar Ach. Muzakki di sela kegiatan, Rabu (25/2/2026).

Perbaikan swadaya tersebut tidak hanya memulihkan fungsi jembatan, tetapi juga meningkatkan kapasitasnya. Jika sebelumnya hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, kini jembatan sudah mampu dilintasi kendaraan roda empat, sehingga distribusi barang dan mobilitas warga menjadi lebih lancar.

Pendanaan kegiatan berasal dari donasi sukarela masyarakat serta bantuan stimulan dari pemerintah desa yang difokuskan untuk pengadaan material utama.

Dalam waktu sekitar tiga hari pengerjaan bersama, jembatan berhasil difungsikan kembali dan langsung dimanfaatkan warga untuk aktivitas sehari-hari.

Inisiatif warga Desa Bringsang menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga infrastruktur dasar di wilayah kepulauan. Selain mempercepat penanganan kebutuhan mendesak, gotong royong juga memperkuat solidaritas sosial antarwarga.

Masyarakat berharap semangat kebersamaan tersebut dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam merawat fasilitas umum sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tingkat lokal.

(KIM/Ismi/Fer)

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber infopublik.id