Fenomena Live Streaming: Daya Tarik Interaksi Real-Time di Kalangan Netizen
Putri Wulandari Mohon Tunggu... English Tutor | Freelance Content Writer
Random Thought About Lifestyle, Movies, K-drama, Beauty, Health, Education and Social Phenomena | Best Student Nominee Kompasiana Awards 2022
Selanjutnya
Entertainment Pilihan
Live Streaming, Hiburan Adiktif Terbaru Netizen Indonesia
19 Februari 2026 18:00 Diperbarui: 22 Februari 2026 13:59 134 6 2
+
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Siapa yang akhir-akhir ini mendapati timeline sosial medianya berisi banyak potongan video live streaming tentang segerombolan laki-laki yang menunjukkan keseharian mereka selama 24 jam? Atau mungkin suka menonton live shopping di berbagai marketplace pas tengah malam?
Yup, nggak salah kok, banyak orang yang sekarang menjadikan live streaming di berbagai platform sebagai sarana marketing. Mulai dari jualan barang, jasa, sampai dengan kegiatan sehari-hari.
Pada awalnya, banyak yang mengira bahwa marketing semacam ini tidak akan berhasil untuk pasar Indonesia. Pasalnya, menonton siaran langsung (live streaming) merupakan hal yang dianggap membuang-buang waktu, apalagi jika siaran langsung tersebut dilakukan di waktu sibuk atau waktu produktif.
Baca juga: Kenapa Love Language Setiap Orang Berbeda-beda?
Namun ternyata, marketing melalui live streaming atau live video berhasil mendapatkan banyak perhatian. Mengapa hal ini bisa terjadi?
5 Alasan Siaran Langsung Dapat banyak Perhatian Netizen
Ada beberapa hal yang menjadikan live streaming digandrungi netizen Indonesia, yaitu:
Interaksi Real Time dan Membangun Komunitas
Ada beberapa pihak yang biasanya berada dalam sebuah siaran langsung. Pertama, host live yang berada di depan kamera. Kedua, crew yang berada di belakang kamera. Yang terakhir tentu saja penonton.
Siaran langsung memberikan ilusi interaksi secara langsung dengan beberapa pihak tersebut. Seorang penonton bisa menanyakan berbagai hal berkaitan dengan produk atau hal-hal lainnya kepada host melalui bagian komentar atau live chat. Mereka juga bisa memberikan 'saweran' atau gift kepada host sebagai bentuk apresiasi. Seorang host juga bisa memberikan jawaban kepada para penonton yang bertanya atau melakukan berbagai hal sesuai dengan permintaan penonton.
Baca juga: Kenapa Anak Muda Memilih untuk Nikah KUA?
Dengan adanya interaksi real time seperti ini akan ada pengalaman sosial antara penonton dan juga host yang interaktif dan nantinya akan membangun satu rasa kepemilikan yang sama. Rasa inilah yang biasanya memberikan ilusi bahwa setiap orang yang berinteraksi pada siaran langsung merupakan satu komunitas yang sama dengan kecenderungan yang sama.
Autentik dan Keterlibatan Emosional
Baca juga: Sarjana Pendidikan yang Tidak Kebagian Seragam Sekarang Jadi Apa?
Live Streamer (Sumber: Hive Life)
Video rekaman atau konten sejenis membutuhkan banyak penyuntingan sebelum dipertontonkan kepada orang banyak. Hal ini berbeda dengan live streaming yang tidak memerlukan adanya penyuntingan apapun. Live streaming memberikan pengalaman adanya banyak momen yang real dan personal bagi host dan juga penonton.
HALAMAN :
1
2
3
Mohon tunggu...
Lihat Entertainment Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
KIRIM
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
TAG
live
live streaming
live shopping
streamer
siaran langsung
host live
humaniora
seni
entertainment




