Baznas Kotim Tingkatkan Penghimpunan Zakat untuk Program Pendidikan dan Ekonomi
Sumber Foto: Borneonews
Ekonomi

Baznas Kotim Tingkatkan Penghimpunan Zakat untuk Program Pendidikan dan Ekonomi

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sutimin menyampaikan kinerja Baznas Kotim selama hampir dua tahun terakhir menunjukkan tren positif, baik dari sisi penghimpunan maupun jumlah penerima manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Menurut Sutimin, peningkatan kinerja tersebut mulai terlihat signifikan sepanjang tahun 2025. Hal itu tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Daerah, para mitra, serta kepercayaan para muzaki yang terus meningkat.

"Di tahun 2025, kinerja Baznas Kotim mulai meningkat, baik dari sisi pengumpulan maupun penerima manfaat penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah. Alhamdulillah, ini semua berkat dukungan pemerintah daerah, mitra, serta para muzaki," ujarnya, Sabtu, 7 Januari 2026.

Hal tersebut ia sampaikan saat syukuran hari ulang tahun (HUT) ke-25 Baznas Kotim, sekaligus pembukaan rapat koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Kotim.

Sutimin menjelaskan, Baznas Kotim telah melaksanakan berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Di bidang pendidikan, melalui Program Kotim Cerdas, Baznas menyalurkan bantuan biaya pendidikan dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak kurang mampu, kegiatan santripreneur, serta bantuan rehabilitasi ringan bangunan sekolah melalui program Madrasah Layak Belajar.

Sementara itu, di sektor kesehatan melalui Program Kotim Sehat, Baznas Kotim memberikan layanan kesehatan gratis, sunatan massal, bantuan biaya pengobatan bagi golongan asnaf, pembangunan sanitasi dan MCK, pemasangan sarana air bersih PDAM gratis, serta pembuatan sumur bor bagi wilayah yang belum terjangkau layanan air bersih.

Di bidang sosial dan kemanusiaan, Program Kotim Peduli diwujudkan melalui bantuan rumah layak huni, pemasangan listrik gratis, bantuan biaya hidup dan makanan bagi yatim dan dhuafa, bantuan fardhu kifayah, hingga respon cepat terhadap bencana.

"Pada kesempatan ini, kami juga menyalurkan bantuan kepada 10 orang marbot masjid dan 10 mustahik pelaku usaha kecil binaan Baznas Kotim berupa jaminan sosial dengan membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan kategori Bukan Penerima Upah selama satu tahun," tambahnya.

Adapun di sektor ekonomi, Baznas Kotim menjalankan Program Kotim Sejahtera dengan memberikan bantuan modal usaha, peralatan usaha, serta pemberdayaan mustahik produktif.

Sedangkan di bidang dakwah dan advokasi, Program Kotim Taqwa difokuskan pada penguatan peran masjid dan dai, serta bantuan sarana dan prasarana rumah ibadah seperti masjid, mushola, dan langgar.

Sutimin menambahkan, peringatan 25 tahun Baznas menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Menurutnya, seperempat abad perjalanan Baznas membuktikan zakat memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sosial dan kesejahteraan umat.

Pada peringatan tahun ini, Baznas mengusung tema Zakat Menguatkan Indonesia, sejalan dengan banyaknya bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah tanah air.

"Baznas RI telah membentuk tim tanggap bencana yang turun langsung ke lokasi terdampak, menyediakan dapur darurat, layanan kesehatan, bantuan perlengkapan sekolah, hingga pembangunan hunian darurat. Dana tersebut bersumber dari pengelolaan infak dan sedekah, termasuk kontribusi dari Baznas daerah, salah satunya dari Kotim" pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)