Setelah beristirahat dan menjelajahi kehidupan kota Ho Chi Minh yang semarak, para kontestan secara resmi memulai jadwal pertama mereka dengan upacara penyerahan selempang dan pesta penyambutan pada malam tanggal 29 November.
Momen ini menandai dimulainya kompetisi secara resmi, di mana setiap kontestan mengenakan selempang yang mewakili negara atau wilayah mereka.
Selama lebih dari dua minggu, 39 gadis akan berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan pengalaman di Can Tho dan Kota Ho Chi Minh. Menurut penyelenggara, semangat utama Miss Charm 2025 adalah menggunakan kecantikan, kebaikan, dan pengetahuan sebagai jembatan untuk mempromosikan keindahan Vietnam kepada teman-teman internasional.
Pengalaman di Vietnam kali ini dirancang oleh penyelenggara untuk menginspirasi dan membantu para kontestan menghargai kedalaman budaya lokal: mulai dari desa kerajinan tradisional dan makanan Vietnam sederhana hingga pantai yang luas dan kota-kota yang mempesona di malam hari.
Setiap momen menjadi bahan bagi mereka untuk menceritakan kisah Vietnam dengan cara mereka sendiri - lembut, intim, dan penuh emosi.
Setelah dua edisi yang sukses, kompetisi ini kembali dengan fokus yang lebih kuat pada promosi budaya dan pariwisata. Tahun ini, Miss Charm menyambut 39 wanita cantik dari berbagai benua, masing-masing membawa kecantikan yang memikat, kecerdasan, dan aspirasi untuk menaklukkan mahkota bergengsi tersebut.
Miss Charm 2025 akan memasuki kompetisi yang mendebarkan dengan babak semi-final pada tanggal 9 Desember dan babak final pada tanggal 12 Desember di Kota Ho Chi Minh.
Setelah diselenggarakan selama dua musim, Miss Charm telah membuktikan dirinya lebih dari sekadar kontes kecantikan; ini juga merupakan platform untuk mempromosikan pendidikan, pertukaran budaya, dan pariwisata.
Ratu kecantikan yang mengenakan selempang Vietnam adalah Mai Ngo, lahir tahun 1995, yang memiliki 14 tahun pengalaman sebagai model dan 10 tahun berkompetisi di berbagai kontes kecantikan. Mai Ngo berbagi bahwa tujuannya bukan hanya untuk membawa prestasi bagi Vietnam tetapi juga untuk memperkenalkan kecantikan, kekuatan, dan ketahanan wanita Vietnam kepada masyarakat internasional.
Setiap kontestan bukan hanya perwakilan kecantikan tetapi juga duta budaya, yang menyampaikan kisah tentang tanah air mereka, keragaman dunia, dan semangat persatuan antar bangsa.
Dua pemenang sebelumnya – Luma Russo (Brasil, 2023) dan Rashmita Rasindran (Malaysia, 2024) – sama-sama menorehkan prestasi melalui proyek-proyek komunitas yang bermakna, benar-benar mewujudkan semangat yang ingin dicapai oleh kompetisi ini.
Selain merayakan kecantikan yang memikat, kecerdasan, dan kemampuan untuk menginspirasi, Miss Charm 2025 terus menekankan misinya untuk mempromosikan budaya, pendidikan, dan pariwisata – tiga nilai inti yang telah diusung oleh kompetisi ini sejak awal.
Setiap kontestan bukan hanya perwakilan kecantikan tetapi juga duta budaya, yang menyampaikan kisah tentang tanah air mereka, keragaman dunia, dan semangat persatuan antar bangsa.
Sumber: https://baovanhoa.vn/giai-tri/miss-charm-2025-diem-hen-cua-nhan-sac-and-giao-luu-van-hoa-quoc-te-184630.html