Investor Tarik Dana dari Pasar Berkembang di Tengah Ketegangan Nuklir
Sumber Foto: RRI.co.id
Logika Utama

Investor Tarik Dana dari Pasar Berkembang di Tengah Ketegangan Nuklir

RRI.CO.ID, Malang - Saat retorika nuklir memanas, investor global cenderung menarik dana dari emerging markets seperti Indonesia dan memindahkannya ke aset aman (Safe Haven) seperti emas, USD, atau US Treasury.

• Dampaknya pada IHSG: Penjualan masif oleh investor asing (net sell) yang menekan indeks secara keseluruhan.

Sensitivitas pasar modal memang memerlukan ketelitian, terutama bagi seorang akademisi dlm analisa serta pelaku pasar yang melihat kaitan antara makroekonomi dan psikologi pasar.

Salah satu yang dilakukan untuk pemulihan IHSG

• De-eskalasi dan Diplomasi (Faktor Utama)

IHSG hanya akan pulih secara berkelanjutan jika ada sinyal konkret bahwa opsi nuklir dikesampingkan.

• Pernyataan Bersama: Jika pemimpin kekuatan besar (seperti G20 atau Dewan Keamanan PBB) mengeluarkan pernyataan yang mendinginkan suasana, premi risiko (risk premium) akan turun.

• Gencatan Senjata: Kepastian bahwa konflik tidak akan meluas ke luar wilayah regional akan membawa investor asing kembali masuk (capital inflow).

Kita doakan pemimpin dunia saat ini OPSI NUKLIR sebagai retorika saja. Karena Meskipun Retorika tapi terus meningkat.

Dan Semoga logika utama senjata nuklir tetaplah sebagai alat pencegah, bukan alat serang. Doktrin Mutually Assured Destruction (MAD) masih berlaku:

(Penggunaan senjata nuklir oleh satu pihak hampir dipastikan akan memicu kehancuran bagi semua pihak, termasuk penyerang itu sendiri.)