ASN Cimahi Diduga Menipu Warga dengan Janji Lolos Sekolah Kedinasan
Sumber Foto: Pikiran Rakyat Koran
Nasional

ASN Cimahi Diduga Menipu Warga dengan Janji Lolos Sekolah Kedinasan

KORAN-PIKIRAN RAKYAT – Sejumlah pihak mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan seorang ASN di lingkungan kantor Pemerintahan Kota Cimahi. Modus dugaan penipuan dilakukan dengan iming-iming penerimaan pegawai hingga membantu meloloskan ke sekolah kedinasan.

Dugaan penipuan itu pun viral di media sosial. Disebutkan ASN Pemkot Cimahi menawarkan penerimaan kerja di salah satu kementerian. Korban sudah menyerahkan sejumlah dana, tapi tidak ada hasilnya dan uangnya tidak dikembalikan.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cimahi Sugeng Budiono membenarkan informasi ASN yang dilaporkan berstatus pegawai di salah satu dinas. "Sesuai pengaduan dari masyarakat, terkait dugaan penipuan informasinya soal lowongan pekerjaan," ujarnya, Jumat 20 Februari 2026.

Pihaknya berusaha melakukan konfirmasi terhadap ASN tersebut. "Sudah dipanggil, hanya saja kita belum bertemu langsung," katanya.

Pemanggilan resmi terhadap ASN tersebut sudah dilakukan dua kali. Di luar itu, pihaknya juga menghubungi secara pribadi dan meminta bertemu, namun tak direspon. "Sudah dari panggilan pertama enggak datang hingga toleransi 7 hari, kemudian dilakukan pemanggilan kedua. Secara pribadi, saya sudah hubungi lebih dari 5 kali untuk ketemu tapi tidak hadir," ujarnya.

Di sisi lain, ASN tersebut juga mangkir dari pekerjaannya lebih dari 1 bulan yang berakibat sanksi pelanggaran disiplin sesuai UU ASN. “Yang bersangkutan sekarang sedang diproses karena pelanggaran disiplin ASN. Proses sanksi sesuai aturan tetap diberlakukan," tuturnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi Siti Fatonah mengatakan, ASN tersebut telah dilaporkan ke Wali Kota Cimahi. "Dugaan penipuan bukan untuk menjadi pegawai Pemkot tapi di salah satu kementerian. Sejak 2026, Pemkot Cimahi tak menerima honorer lagi, jadi masyarakat harus memahami hal itu dan jangan tergiur iming-iming dengan dalih bisa membantu masuk kerja di Pemkot Cimahi," katanya.***