AS Izinkan Impor 80.000 Ton Daging Sapi dari Argentina untuk Stabilkan Pasokan
Sumber Foto: Vietnam.vn
Internasional

AS Izinkan Impor 80.000 Ton Daging Sapi dari Argentina untuk Stabilkan Pasokan

Pada tanggal 6 Februari, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengizinkan impor tambahan 80.000 ton daging sapi tanpa lemak dari Argentina pada tahun 2026, dengan tujuan untuk mengamankan pasokan daging sapi giling untuk pasar domestik AS di tengah penurunan pasokan domestik.

Menurut pernyataan Gedung Putih, Presiden Trump mengatakan bahwa pasokan daging sapi tanpa lemak domestik akan "tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan dengan harga yang wajar" karena dampak bencana alam, termasuk kekeringan dan kebakaran hutan, serta fluktuasi parah di pasar domestik. Oleh karena itu, pemerintah AS memutuskan untuk membuka kuota impor tambahan khusus untuk Argentina.

Berdasarkan dekrit tersebut, tambahan 80.000 ton daging sapi tanpa lemak akan dialokasikan berdasarkan prinsip siapa cepat dia dapat, dibagi menjadi empat pengiriman triwulanan masing-masing sebesar 20.000 ton. Pengiriman pertama diperkirakan akan diimpor mulai 13 Februari.

Langkah ini juga menyesuaikan sementara kuota tarif untuk daging sapi, sehingga membantu menstabilkan harga di pasar AS, setelah harga daging sapi mencapai rekor tertinggi sebesar $6,69 per pon pada akhir tahun 2025, menurut data dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS.

Keputusan itu diambil hanya satu hari setelah Amerika Serikat dan Argentina menandatangani perjanjian bilateral untuk menghapus tarif timbal balik pada lebih dari 2.000 barang dari kedua negara, di berbagai sektor manufaktur. Perjanjian ini dianggap sebagai langkah signifikan dalam memperkuat hubungan perdagangan bilateral.

Perjanjian khusus untuk daging sapi Argentina tanpa lemak ini juga muncul di tengah penguatan hubungan ekonomi antara kedua negara.

Sebelumnya, pada November 2025, Presiden Argentina Javier Milei menghadiri Forum Bisnis Amerika di Miami, di mana ia menyatakan bahwa Washington akan memberikan kuota impor daging sapi kepada Argentina sebagai simbol kerja sama perdagangan yang erat antara kedua negara.

Dukungan AS untuk Argentina juga terlihat di bidang keuangan. Tahun lalu, Departemen Keuangan AS mendukung upaya pemerintah Presiden Milei dalam negosiasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) dan lembaga keuangan lainnya, sebagai bagian dari program dukungan yang mencakup komitmen keuangan dengan total sekitar 40 miliar dolar AS.